Player Power: Ketika Neymar dan Griezmann Membangkang Perintah Klub demi Barcelona

Player Power merupakan salah satu aksi paling menarik di bursa transfer kali ini. Nama-nama besar seperti Neymar dan Antoine Griezmann mangkir dari latihan pertama pramusim masing-masing klub. Mereka memaksa klub memenuhi kehendak mereka, player power.JUDI ONLINE – Griezmann dan Neymar sama-sama dihubungkan dengan Barcelona. Kisah transfer Griezmann sudah terlebih dahulu mengudara, Neymar menyusul beberapa pekan kemudian. Kabarnya, Barca siap mendatangkan dua pemain top itu.

Masalahnya, transfer keduanya rumit. Pada kasus Griezmann, Barca hanya perlu membayar klausul rilis sebesar 120 juta euro yang aktif per 1 Juli 2019 kemarin. Namun, Atletico bersikeras tidak mau membuka negosiasi. Barca terus merayu, Atletico tak bergeming.

Kasus Neymar tidak terlalu rumit, hanya masalah harga. Dia ngotot pulang ke Barcelona, PSG hanya mau menjualnya untuk 300 juta euro. Namun, Barca jelas tidak mau mengeluarkan uang sebesar itu untuk satu pemain saja. Blaugrana mencoba menawarkan beberapa pemain sebagai pengganti. Judi terpercaya

Kedua pemain itu lantas mangkir dari latihan pertama pramusim jelang 2019/20 mendatang. PSG dan Atletico Madrid berang. Kedua klub tersebut berjanji akan memberikan hukuman untuk dua pemain mereka.

Bergeser sedikit, ada Paul Pogba dengan kasus nyaris serupa. Pogba sudah siap meninggalkan Manchester United, dia bahkan mengutarakan niatnya di hadapan publik. Namun, satu hal yang berbeda adalah Pogba tetap muncul pada sesi pramusim.

Juventus dan Real Madrid mungkin sedang berlomba-lomba menyodorkan tawaran terbaik untuk Pogba, tetapi itu tak membuat sang pemain lupa diri. Pogba tetap hadir dan memenuhi tugasnya sebagai pemain MU.

“Yang kita lihat adalah aksi player power dalam saga Neymar, Griezmann, dan Paul Pogba,” buka Kaveh Solhekol, analis Sky Sports.

“Namun, yang menarik adalah anda bisa berkata bahwa MU berhasil menyelesaikannya dengan baik, sebab tidak ada pemain yang tidak muncul untuk latihan pramusim.”

Menutu Solhekol, meski Pogba merupakan pemain yang sering membuat kontroversi, profesionalitasnya patut dihargai. Pogba menghargai MU sebagai klub. Dia tahu mangkir dari sesi pramusim bakal menodai harga diri klub.

“Paul Pogba sudah mengutarakan isi hatinya, agennya juga mengatakan itu, dan yang dikatakan MU adalah: ‘anda pemain MU, tutup mulut mulai saat ini dan lakukan tugas anda’,” sambung Solhekol.

“Pogba sepertinya sudah melakukan sesuai perintah, tetapi apa ada hal lain yang bisa dia perbuat? Jika dia tidak muncul di sesi latihan pramusim, itu bakal jadi opsi ‘nuklir’, jadi kita harus sedikit memuji dia jika dibandingkan dengan apa yang dilakukan Neymar dan Griezmann,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *